
Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan PROPER telah berkembang jauh melampaui fungsi awalnya sebagai instrumen kepatuhan. “PROPER adalah motor transformasi yang mendorong perusahaan tidak hanya taat, tetapi melampaui ketaatan melalui inovasi, efisiensi sumber daya, dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujarnya.
Tahun 2026, 39 perusahaan berhasil meraih Proper Emas, 243 meraih Proper Hijau, dan 2.437 meraih Proper Biru (taat) dari total 5.476 perusahaan peserta PROPER. Sisanya memperoleh predikat merah karena tidak taat, di mana 153 diantaranya sudah tidak beroperasi.
Pilih admin yang ingin Anda hubungi